ALAM BIRU

ALAM BIRU



kolom duka meratap suka
dentuman tangis menepis tragis
letak keluh terkubur peluh
beraksara merayap bagai lara

tangan-tangan menepuk kepal
kepal merah berkelana
kelana jalan bertangga roboh
roboh tembok kemesraan dendam

bogkah kepal mencair mengembun
bisikan sukma biru yang turun
hujatan syukur beruntun
pada akhirnya semua tertuntun

kebingungan mengepung
asap kopi membumbung
tanyaku tanyamu saling menabung
oh, manusia benarkah brengsek, Bung?

.

Posting Komentar

0 Komentar